Sepenggal kisah masa lalu memang selalu menarik untuk sekedar di ingat atau bahkan berlarut-larut mengenang kisah-kisah indah yang mulai usang di makan waktu. Begitupun kisah ku dan kisah mu, ada berjuta memori yang tak pernah bisa aku hapus secara bersamaan, selalu dan selalu saja satu dari berjuta memori itu menghampiri otak ku.
Haii apa kabar kamu?
Bolehkah aku flashback ke masa lalu kita?
Saat aku dan kamu masih menjadi kita, saat kita saling suka dan mulai mengenal yang namanya cinta hingga akhirnya kita terpisah karena orang ketiga. Huuuffftt aku selalu saja menghela nafas ketika mengingat hal itu. Suatu hal yang cukup membuatku muak dengan kehidupan, hal yang sempat membuatku kehilangan diriku yang biasanya. Namun nyatanya... setelah kau goreskan luka di hatiku di masa lalu, fikiranku hingga kini masih belum mampu melupakanmu. Perpisahan karena orang ketiga seharusnya cukup membuatku membencimu. Tapi hingga kini fikiranku masih saja terisi kenangan-kenangan indah yang telah kita ukir dulu. Aku tak pernah punya waktu untuk mengutuk kisah cinta kita yang kelam, karena aku terlalu sibuk bernostalgia tentang betapa indahnya cinta kita dulu. Miris memang jika aku harus menuliskan kata "dulu", semua hal yang indah-indah kenapa harus berlalu meninggalkanku.
Sedih, yang kurasa saat ini kenapa sampai sekarang aku masih saja memikirkanmu, menganggap kamu masih milikku. Inikah yang dinamakan kesetiaan cinta atau malah ini yang di sebut kebodohan dalam cinta?. Ahh entah lah terkadang setia dan bodoh itu beda tipis dan perbedaannya tak terlihat nyata. Bukan cuma sekali aku mencoba memulai sebuah hubungan, mencoba menerima kasih sayang dari mereka tapi sia-sia semuanya akan berakhir dengan luka yang ku beri untuk mereka. Semakin aku mencoba menyayangi orang lain, maka bayang-bayang dirimu akan selalu menghampiri. Kunci hatiku masih saja kamu yang memegangnya. Huhh terlihat konyol dan seperti drama queen memang.
Tak ada yang spesial dari mu, tidak fisikmu ataupun hartamu. Entah mengapa aku seolah menemukan cinta yang luar biasa ketika menjadi kekasihmu. Ingatkah kamu ketika kita mulai merencanakan masa depan walaupun saat itu kita masih memakai seragam putih abu-abu. Ingatkah kamu dengan janjimu dulu?. Sadarkah kamu ketika setiap pagi senyumku mengembang ketika bertemu denganmu. Huufftt mengingat hal itu membuatku harus menghela nafas panjang lagi. Mencoba melepaskan perih-perih di hati bersama karbondioksida yang keluar dari helaan nafasku. Menyesakkan memang ketika harus menjani hari dengan bayang-bayang masa lalu. Entah berapa lama waktu yang sudah ku habiskan untuk memikirkanmu, berapa orang yang telah ku kecewakan karena keegoisanku, berapa luka yang sudah kurasakan melihat tingkahmu di luar sana, entah berapa ratus kali hati menjerit inginkan ketenangan. Fikiranku masih saja tertuju padamu.
keren banget ini kata-katanya. flashback tentang masa lalu. tapi sebaiknya lo jangan terjebak sama lalu, lo jangan egois mikirin masa lalu terus. life must go on. hidup masih terus berjalan, dan jangan menatap masa lalu terus. jadikan masa lalu sebagai pelajaran yang berharga buat kita melangkah ke masa depan. oke :) hehe
BalasHapushehe thanks buat sarannya :)
BalasHapusWah, seharusnya kalau bisa jangan diingat-ingat tuh yang begitu.. takutnya jadi mimpi.. jadi kangen berat kab jadinya :D
BalasHapuscuma cari bahan buat ngeblog :D
Hapusmasih banyak ikan di luat, ini apa?.-.
BalasHapusWuih keren. Gue juga pernah ngalamin gitu tuh. Sakit ya? :') tapi saran dari gue buat empunya blog: Jangan #Flashback kalo gak ada #Feedback :)
BalasHapusthanks bro buat sarannya :D
Hapusremaja galau :D
Haha galau bagian dari proses kedewasaan :D nikmati aja
Hapusgalau ga selamanya negatif juga kan :D
Hapus